Travelling

Travelling ke pahawang (day 2)

sebenarnya kebiasaan travelling saya dimulai dari saya sekolah. Jaman sekolah yang sering malala (kebiasaan orang yang sering main sana sini dalam bahasa minang) sudah sering saya lakukan. ingat jaman Sekolah saya sempat kabur ke bukit tanjua, ke bukit bulek, ke lubuak mato kuciang.

Bukannya ngk betah dirumah, mungkin saya tipe orang yang lebih senang berada di alam ( anggap saja ini alasan yang masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan) dan saat saya kuliah dengan jurusan Geofisika, makin saja ter-asah untuk malala sana sini.

Sampai lah saya travelling ke pahawang dengan segala persiapan secukupnya. Baju renang dan beberapa keperluan lainnya yang sudah dipersiapkan. Untungnya saya bukan tipe cewek yang terlalu urus ini itu,  kecuali soal makanan, saya agak sedikit pilih2.

Minggu, 9 September 2018

Pahawang

Kami berangkat dari bandar lampung pukul 07:00 pagi menuju dermaga Ketapang. Sebelumnya saya sudah menghubungi salah satu agen yg menyediakan open trip Pahawang. Setelah semua orang yang ikut open trip pada ngumpul, kami berangkat pukul 09:00 dari dermaga Ketapang dengan  menggunakan perahu kecil dengan muatan sekitar 15 orang. destinasi pertama yang kami kunjungi yaitu pahawang.

 

pahawang

sampai di pahawang siang hari, kemudian kami mulai turun ke laut untuk snokling. Dari atas keliatan lalu lalang ikan anemon dan jelly fish diantaranya masuk ke terumbu karang. Saat menyelam saya terpukau dengan terumbu karang yang masih alami, binatang laut yang indah dan saya benar2 melihat nemo yang indah.. Ngk akan rugi snokling berjam-jam walalupun muka udah mulai gosong, beberapa kali saya mengumpan ikan  hias dengan wafer tanggo yang dimasukan kedalam aqua kemudian diisi dengan air lalu  ikan ikan akan berdatangan dengan indahnya. Aduhhh masih pingin kesini,

saat berenang, hati2 menginjak terumbu yang masih muda, selain merusak terumbu karang, kaki juga akan luka. budayakan sifat melestarikan!!



Abis makan siang, kembali kami bermain snokling, kali ini benar2 seru, karena ikannya makin banyak, beberapa nemo yang lucu nya keluar melintasi terumbu.

Ikan Nemo yang melintas saat berenang
Nemo yang lucu
Nemo
By Reza.aprilda
pahawang

Puas berenang sambil bersnokling ria, akhirnya kami kembali ke dermaga ketapang. Beberes mandi untuk balik lagi. Pukul 15:00 kami siap untuk balik. Sepanjang perjalanan, kiri kanan terlihat ada tambak ayng sangat terawat, bisa jadi tambak air payau ( sok Toiii).

Sebelum kami ke tujuan akhir yaitu pulang, kami menyempatkan makan kepala Ikan simba. kami mampir di Rumah Makan Ika yang terletak di pinggir jalan raya Way Ratay, Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit dari Bandar Lampung. Sebenarnya saya juga baru tau apa itu Pindang kepala simba, setelah mencicipi, uhhh gurih banget di lidah. Apalgi makannya tanpa nasi, jadi benar2 kerasa bumbu rempahnya.  Kalau dipalembang disebutnya pindang patin

ikan simba2

ikan simba
Pindang Kepala Simba

Setelah menyantap pindang kepala simba, kami pun mampir ke sebuah kafe. kafe  yang berlatarbelakang teluk lampung. viewnya bagus. Berasa perjalanan lampung sudah lengkap.index2.jpg

oke untuk tripnya, saya menggunakan salah satu agen di sana, namanya mas david, kebetulan dia juga tinggal disekitar dermaga. untuk tripnya saya share dibawah.

Open Trip Full day Biaya 150.000/Orang (Setiap hari sabtu atau minggu)

FASILITAS
1.Perahu
2.Pelampung/Life Jacket
3.Alat Snorkeling Lengkap (Masker, Snorkel, dan Fin/Kaki Katak)
4.Asuransi Perjalanan Wisata
5.P3K
6.Kamera Under Water (Gopro Hero 5)
7.Kamera Up Water (Mirroless Fujifilm X-A10)
8.Dokumentasi Selama Trip
9.Makan
10.Air Minum
11.Tiket Masuk Jelajah Pulau
12.Tiket Masuk Spot Snorkeling
13.Tour Guide handal pengmabilan foto
14.Tempat Ganti baju
15.Free Parkir Kendaraan

DESTINASI
1.Pulau Pahawang Besar / Jalarangan
2.Pulau Pahawang Kecil / Pasir Timbul
3.Pulau Kelagian
4.Snorkeling Taman Nemo
5.Snorkeling Cukuh Bedil
 Dll

Metting Point Dermaga Ketapang jam 08.30

Notes:Open Trip di Gabung dengan kelompk lain, dan tidak ada maksimal jumlah kuota

 

Advertisements
Travelling

trip Palembang – Bandar Lampung (day 1)

kebetulan libur kejepit, libur tanggal merah yang kadang bikin galau antara mau  cuti  atau  maksain diam di kosan dan untungnya ada jadwal kerjaan ke palembang bersamaan setelahnya weekend, ya udah sekalian buat itinenary ke lampung.

Sabtu, 9 sepetember 2018

Dari palembang kami melewati tol palembang indralaya, tol sepanjang 22 km ini masih sangat baru. sebelumnya saya melewati jalur biasa, jadi setidaknya mengurangi kemacetan.

plb-lmpng

Saya berangkat dari palembang pukul 8:00 Pagi sampai di bandar lampung pukul 17:00 wib. Perjalanan menghabiskan waktu sekitar 9 Jam (istirahat plus makan) dengan rute lintas timur. Setengah perjalanan, kami melewati area mesuji, tau kan cerita mesuji (kalau ngk tau coba aja searching ya :D). kecamatan Mesuji ini termasuk kawasan yang rawan, entah itu rampok atau bajing loncat, Jadi hati2 aja kalau kalian ngelewati area ini apalagi malam hari. Selain mesuji ada beberapa kawasan yang juga cukup rawan dilewati (baturaja, kotabumi, sekayu).

DSCF4115 Perjalanan palembang – lampung lumayan lancar, puluhan bahkan ratusan truk besar depan belakang yang siap kami pacu. Saat sampai persimpangan kota mandala kami melewati jalut trans sumatera sukadana, jalannya sepi dan kiri kanan terlihat  hamparan perkebunan tebu yang habis dipanen dan akan diolah menjadi gula. di kiri jalan terlihat ada PT. Grup Gulaku, pasti pada tau kan..

Dalam benakku, betapa kaya nya yang punya perkebunan, seperti harta yang ngk akan habis 7 turunanan  :D.

Sampai kami di persimpangan sukadana,  kemudian kami belok kanan ke arah metro, disini kami menyempatkan untuk mampir ke Mesjid Agung Metro, Mesjid nya indah dan megah dengan ornamen kubah hijau dan tiang tiang yang dipenuhi dengan ukiran yang indah. sayangnya saja toiletnya agak kumuh untuk ukuran mesjid semegah ini.

daerah metro juga merupakan daerah transmigran, jadi kalau kalian kesini, bakalan menjumpai jalan yang nama kebanyakan nama di jawa.Masjid_Taqwa_New.PNG(sumber: wikipedia)

Dari metro kami melanjutkan perjalanan menuju Bandar lampung kurang lebih 45 menit. Sesampainya di Bandar lampung kami lansung mampir ke bakso sony. dibandingkan dengan makan bakso di tempat lain, bakso sony terbilang enak apalagi disandingkan dengan teh botol sosro, cukuplah untuk menganjal perut kami yang kelaparan.

bakso

Setelah sorenya menyantap bakso, malamnya kami lanjut menyantap makanan seafood.  kami mampir ke Jumbo Seafood resto, yang terletak di Komplek Naga Intan, Jalan Ikan Sepat, Pesawahan, Teluk Betung Selatan. Saya kemudian memesan kepiting saos tiram, benar benar kenikmatan yang Haqiqi. kepiting segar kayak ini sangat sulit dijumpai di bandung. duhhh enak dagingnya masih saja kebayang sampai sekarang.  Untuk harga sih sebanding dengan rasa yang ondeh mandeh maknyusssss……

DSCF4139

karena jarak antara resto dengan pusat oleh sangat dekat, saya sekalian mampir disini. iseng untuk beli cemilan malam, saya jajan keripik nangka dan pisang coklat khas lampung.

DSCF4142.JPG

Capek Seharian  perjalanan, lalu saya pulang ke penginapan, selanjutnya part 2 saya akan menceritakan pulau pahawang dengan nemo nya cantik :*

Travelling

Sepenggal cerita survei Mikrogravity di Pahae’ Sarulla ‘ Tapanuli Utara

Pahae, Sarulla

Sarulla, desa kecil yang berada di Pahae, Tapanuli utara. Disini terdapat sebuah pembangkit listrik tenaga panas bumi yang dikelola oleh sarulla  operasional limited (SOL) yang berpotensi dan digadang gadang sebagai potensi yang terbesar di dunia.

Keberadaanya panas bumi ini sendiri mempengaruhi beberapa disiplin ilmu untuk mengesplorasi lebih lanjut. Keterlibatan kami disini hanya sebagai monitoring dari sumur sumur  produksi yang  ada di sekitarnya. Ini area pembangkit yang berlokasi di Silangkitang.  Pembangkit listrik ini memiliki kemampuan terbesar sebesar 3×110 megawatt atau 330 MW yang terbagi menajadi 3 unit, unit 1 silangkitang (SIL) dan unit II & III di Namora i silangit ( NIL).

IMG_20170717_123831
Area Silangkitang

Perjalanan dari Bandara silangit menuju Sarulla menggunakan kendaraan roda empat memakan waktu selama 2 jam. Dari Bandara kami melewati rute Siborongborong- tarutung-Pahae. Selain itu  bisa juga melewati rute dari Bandara Ferdinan Sibolga yang medannya berkelok2 dan waktu tempuhnya cukup lama. Membuat perut mual dan pusing bukan kepayang.

Proyek Panas Bumi Sarulla

Proyek ini berada di Tapanuli Utara, Propinsi Sumut adalah mega proyek raksasa yang dilakukan oleh PT. Medco Energi, Itochu Corporation( jepang), Kyushu Electric power/ Proyek ini disebut sebagai proyek pembangkist listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia. Kebetulan pada kesempatan kali ini kami kebagian dalam hal monitoring saja.

15697676_10211377369100500_3042699885196313420_n
Pengukuran Microgravity di sekitar daerah Sarulla

Monitoring ini dilakukan secara berkala, sesuai dengan permintaan klient. tim GPS memasang beberapa benchmark untuk melihat perubahan sesuai dengan parameter yang ada.

15622737_10211377365980422_2049527582182970438_n

Periode survey dilakukan dalam waktu 15 hari. Tim dibagi dua, tim GPS dan Mircogravity. Area sekita pengukuran lumayan sulit dan jauh. Beberapa titik banyak yang melewati pipa pipa gas, yang saya rasa cukup berbahaya.

16426158_10211803488753225_2658651192193066857_n
Pipa besar SIL

Ini akses menuju titik yang mau diukur di area Silangit.

IMG_20170729_164547
SIL BM02

Selama Survei kami juga menikmati buah yang sangat enak yaitu buah durian. Durian disini terkenal enak, durian Purba Tua. Dagingnya tebal dan warnanya sangat menggoda. Harga durian disini lumayan bersahabat, biasanya kami menghadang para penjual durian depan rumah, jadi harganya lumayan murah. Selain itu, tuak disini juga memiliki kualitas no 1. Bagi orang batak tak ada tuak tak hidup  ( katanya begitu.)

durian1

Kami tinggal di rumah warga sekitaran pasar sarulla. Untuk kebutuhan sehari2 biasanya kami belanja di pasar sarulla. Warga sarulla sebahagian besar bermata pencaharian petani dan dagang, beberapa diantarnya ada yang pegawai.Untuk belanja makanan agar lebih berhati2, karena disini kamu bisa melihat pemandangan babi yang sedang di panggang, atau pun Anjing yang lagi disaksang…hehhehe. mereka menyebutnya BPK (Babi Panggang Karo). Suasana sarulla cukup ramai, apalagi saat masih banyak pekerjaan di sekitar Area SIL. disekitarannya banyak lapo sejenis  lapau tuak.  Nah seperti yang begini,,,ada tulisan BPK. Kalau untuk yang muslim jangan sampai masuk ya, karena rata2 yang dijual disini babi, anjing dan minuman tuak, Haram yaa ”

p1160439

disini alat transportasi sehari-harinya menggunakan bentor, yakni bentor yang di desain seperti becak yang memuat sekitar 5 orangan. Harga tarikannya sih relatif, tergantung jauh atau dekatnya.Bentor Makassar

Hehehe..Tarik mang

nanti cerita nya sarullanya disambung ya..udah capek nuliss (yihaaaa,,berasaa banyak kerjaan)

 

 

 

 

 

 

Travelling

Short Trip Palembang

kalau cerita Palembang ngk jauh jauh dari yang namanya Pempek

Kali ini saya akan berbagi cerita perjalanan saya ke Palembang. Palembang yang dikenal dengan pempek dan songketnya yang indah.

Kebetulan hari jumat, saya pun berencana ke Palembang untuk urusan pekerjaan. Saya berangkat ke Palembang menggunakan pesawat citylink. Sampai di Palembang saya lansung kuliner pindang yang terkenal enak, di warung pempek candy. Lokasinya tidak jauh dari bandara Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin.

  • Pindang daging & Es Kacang Merah

Pindang daging di sini enak, rasa bumbunya sangat khas ditambah dengan es kacang merah yang super lembut. Kali ini saya sangat setuju untuk ngasih bintang ****** untuk kacang merahnya, manisnya pas, rasa kacangnya juga empukkk ( jadi pingin lagi )

DSCF0222
Pindang Daging
DSCF0217
Es Kacang Merah

Setelah mencicipi beberapa menu makanan di Palembang, saya pun mencoba mencari tempat  yang wajib disinggahi. Oke saya lanjut untuk melalang buana di Palembang.

  • Alquran Raksasa di Palembang

Al Quran Al-Akbar atau yang juga sering disebut Al Quran Raksasa yang berada di kota Palembang beralamat di di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang. Terdapat 30 juz ayat suci Al-Quran yang berhasil dipahat/diukir ala khas Palembang dalam lembar kayu dan menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu tembesu dengan biaya tidak kurang Rp 2 miliar. ini cukup menarik untuk wisata religi. untuk karcis masuknya tergolong murah, Rp 5000/ orang.

DSCF0240
Penampakan dari Lantai 2

DSCF0295

didalamnya kamu bias membaca beberapa kepingan alquran yang dipahat indah dengan ornament yang sangat menarik. Cukup banyak yang berkunjung kesini.

  • Rumah Limas Palembang

Ternyata Rumah Limas yang ada di mata uang Rp 10000 . Rumahnya berada di bagian paling belakang Museum Balaputra Dewa yang beralamat di Jl Srijaya Negara I No 288, Palembang. Tiket masuknya pun hanya Rp 2.000 saja. Kita cukup melapor ke bagian Satpam, kemudian kita diantar untuk masuk.

Rumah limas Palembang ini hamper mirip dengan rumah gadang di Kampung halamanku, Hanya saja bentuk atapnya berupa limas.

3.  Jembatan Ampera

DSCF0377

Jauh Jauh ke Palembang, jangan sampai melewatkan jembatan ampere. Jembatan yang berada di atas sungai Musi ini sangat ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Rata Rata orang ramainya pada malam hari, karena siangnya panas.

DSCF0324

Di pinggir pinggir nya jembatan, kita bisa belanja makanan diatas kapal terapung, beberapa orang ada juga yang menyebrangi sungai musi dengan menggunakan kapal atau rakit.

Jembatan ampera ini merupakan penghubung antara Palembang  bagia hilir dan Palembang hulu,

  • Songket  Cantik Palembang

3

Palembang sendiri terkenal dengan keindahan songketnya. konon songket Palembang ini sudah terkenal sampai keluar negeri. Di bukittinggi (Sumbar) kami menyebutnya kain balapak, kain yang di tenun dengan menggunakan benang emas pilihan. Untuk harganya sendiri bervariasi, tergantung dari tingkat kesulitan dan benang yang digunakan.

Songket Palembang sangat banyak jenisnya, sampai bingung membedakannya. Saya Mencoba ke Pasai Ilir 16 Palembang, disini kita bisa menawar nawar songketnya. Mulai dari Rp 800 – Puluhan juga ada ( Sesuai Isi Kantong Ya :))

Semakin berat songketnya semakin banyak benang emas yang dipakai, semakin mahal harganya. Untuk motifnya sendiri, bisa disearching makna dan filosofinya. karena setiap songket beda2 motifnya. Untuk songketnya sendiri biasanya dipakai dalam acara resepsi, atau acara besar. Konon dulu songket menunjukan jelas strata sosial dan perbedaan derajat berdasarkan siapa saja yang boleh memakai kain Songket ini.

Nanti Kita lanjut lagi cerita Palembang dan jala-jalannya …..

 

 

Travelling

Penampakan rumah Limas di Pecahan uang Rp 10.000

Palembang, 06 Februari 2018

Jika kamu membuka salah satu bagian dari uang pecahan 10.000 kamu akan melihat gambar Rumah limas. Rumah Limas tersebut ada di dalam Museum Balaputra Dewa atau dikenal juga dengan nama Museum Negeri Sumatera Selatan. Rumahnya berada di bagian paling belakang Museum Balaputra Dewa yang beralamat di Jl Srijaya Negara I No 288, Palembang. Tiket masuknya pun hanya Rp 2.000 saja

kebetulan saya ada kunjungan ke Palembang, saya pun diajak jalan2 mengunjungi rumah limas. sesampainya disana saya mencoba mengeluarkan Pecahan Uang 10000 dan ternyata rumahnya benar- benar rumah limas yang ada di uang 10.000

Sooo Excited 🙂 DSCF0793

Rumah Limas Palembang

DSCF0800

Selfi Depan rumah limas

 

 

Travelling

Wae Rebo, What’s Behind This Beautiful Village?

reblog

.bhella,bhello.

title

A breezy morning in Ruteng didn’t stop us to wake up early in the morning. We decided to take ojek (motorcycle taxi) to Denge at 8 AM. We only had one thing in mind: We had to reach Wae Rebo village before

View original post 1,734 more words

Story

Sebuah Maksud

Yang mancari yang benar- benar  bermaksud

Tidaklah ada yang salah dengan usaha,
tidak juga dengan besarnya doa
hanya saja kemaksimalan usaha tersebut
bisa jadi sejalan atau bisa jadi cukup menyerah

proses bisa jadi berubah
hanya karena ego dan cara menilai
mereka sering kali menafsirkan
yang terlihat itu yang ternilai
bukan dari hati dan sisi lain

kadang sebuah pengharapan
justru melibatkan banyak keputusan yang sulit
terkadang melibatkan pikiran yang masing masing punya pembenaran

dua menjadi satu
simboyan  dua keluarga menjadi satu kesatuan yang utuh
hanya saja itu sebuah yang fiktif

berfikir tentang
kita yang masih sejalan atau hanya cukup disini
Wallahualam bagaimana itu Jodoh