Travelling

Short Trip Palembang

kalau cerita Palembang ngk jauh jauh dari yang namanya Pempek

Kali ini saya akan berbagi cerita perjalanan saya ke Palembang. Palembang yang dikenal dengan pempek dan songketnya yang indah.

Kebetulan hari jumat, saya pun berencana ke Palembang untuk urusan pekerjaan. Saya berangkat ke Palembang menggunakan pesawat citylink. Sampai di Palembang saya lansung kuliner pindang yang terkenal enak, di warung pempek candy. Lokasinya tidak jauh dari bandara Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin.

  • Pindang daging & Es Kacang Merah

Pindang daging di sini enak, rasa bumbunya sangat khas ditambah dengan es kacang merah yang super lembut. Kali ini saya sangat setuju untuk ngasih bintang ****** untuk kacang merahnya, manisnya pas, rasa kacangnya juga empukkk ( jadi pingin lagi )

DSCF0222
Pindang Daging
DSCF0217
Es Kacang Merah

Setelah mencicipi beberapa menu makanan di Palembang, saya pun mencoba mencari tempat  yang wajib disinggahi. Oke saya lanjut untuk melalang buana di Palembang.

  • Alquran Raksasa di Palembang

Al Quran Al-Akbar atau yang juga sering disebut Al Quran Raksasa yang berada di kota Palembang beralamat di di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang. Terdapat 30 juz ayat suci Al-Quran yang berhasil dipahat/diukir ala khas Palembang dalam lembar kayu dan menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu tembesu dengan biaya tidak kurang Rp 2 miliar. ini cukup menarik untuk wisata religi. untuk karcis masuknya tergolong murah, Rp 5000/ orang.

DSCF0240
Penampakan dari Lantai 2

DSCF0295

didalamnya kamu bias membaca beberapa kepingan alquran yang dipahat indah dengan ornament yang sangat menarik. Cukup banyak yang berkunjung kesini.

  • Rumah Limas Palembang

Ternyata Rumah Limas yang ada di mata uang Rp 10000 . Rumahnya berada di bagian paling belakang Museum Balaputra Dewa yang beralamat di Jl Srijaya Negara I No 288, Palembang. Tiket masuknya pun hanya Rp 2.000 saja. Kita cukup melapor ke bagian Satpam, kemudian kita diantar untuk masuk.

Rumah limas Palembang ini hamper mirip dengan rumah gadang di Kampung halamanku, Hanya saja bentuk atapnya berupa limas.

3.  Jembatan Ampera

DSCF0377

Jauh Jauh ke Palembang, jangan sampai melewatkan jembatan ampere. Jembatan yang berada di atas sungai Musi ini sangat ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Rata Rata orang ramainya pada malam hari, karena siangnya panas.

DSCF0324

Di pinggir pinggir nya jembatan, kita bisa belanja makanan diatas kapal terapung, beberapa orang ada juga yang menyebrangi sungai musi dengan menggunakan kapal atau rakit.

Jembatan ampera ini merupakan penghubung antara Palembang  bagia hilir dan Palembang hulu,

  • Songket  Cantik Palembang

3

Palembang sendiri terkenal dengan keindahan songketnya. konon songket Palembang ini sudah terkenal sampai keluar negeri. Di bukittinggi (Sumbar) kami menyebutnya kain balapak, kain yang di tenun dengan menggunakan benang emas pilihan. Untuk harganya sendiri bervariasi, tergantung dari tingkat kesulitan dan benang yang digunakan.

Songket Palembang sangat banyak jenisnya, sampai bingung membedakannya. Saya Mencoba ke Pasai Ilir 16 Palembang, disini kita bisa menawar nawar songketnya. Mulai dari Rp 800 – Puluhan juga ada ( Sesuai Isi Kantong Ya :))

Semakin berat songketnya semakin banyak benang emas yang dipakai, semakin mahal harganya. Untuk motifnya sendiri, bisa disearching makna dan filosofinya. karena setiap songket beda2 motifnya. Untuk songketnya sendiri biasanya dipakai dalam acara resepsi, atau acara besar. Konon dulu songket menunjukan jelas strata sosial dan perbedaan derajat berdasarkan siapa saja yang boleh memakai kain Songket ini.

Nanti Kita lanjut lagi cerita Palembang dan jala-jalannya …..

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Short Trip Palembang

Comments are closed.