Metode Gaya Berat (Gravity) ~

Metoda gaya berat merupakan metoda yang menggunakan alam sebagai sumber. Beberapa rapat massa dari batuan dekat permukaan menyebabkan perbedaan medan gravitasi. Gaya berat dan magnet biasanya dikelompokan sebagai metoda potensial, namun terdapat perbedaan yang mendasar diantara keduanya.

Pengukuran gaya berat digunakan sebagai alat pada eksplorasi minyak, walaupun harganya mahal, namun tetap lebih murah daripada metoda seismic. Selain itu metoda haya berat ini merupakan metoda dasar untuk melakukan metoda eksplorasi lainnya.

Di kita sendiri ada beberapa jenis alat Gravity diantaranya Gravitymeter Tipe lacost&Romberg dan Tipe Sintrex. dan masing masingnya memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Tipe Lacoste Romberg
                                             Tipe Lacoste &Romberg
Tipe Sintrex CG-5

Adapun Kegunaan Metode Gravity adalah :

  • Eksplorasi Hidrocarbon (Study basement, Mencari struktur (sinklin, antiklin, sesar, kubah garam, intrusi, dsb.)
  • Eksplorasi geotermal misalnya Monitoring produksi geotermal
  • Monitoring dewatering CBM, Monitoring Produksi air tanah, dsb

Pengukuran gravity di lapangan dilakukan dengan beberapa tahapan berikut :

  • Penentuan lokasi atau daerah target
  • Pengukuran topografi untuk menentukan ketinggian titik pengamatan
  • Pembuatan grid, lintasan atau desain survey
  • Kalibrasi alat
  • Pelaksanaan pengukuran dan quality control
    Aquisisi data gaya berat

    1. Mulai pengukuran pada titik yang telah diketahui harga gravitynya, misalnya : DG -0 (museum Geologi), Base Camp (BC) LIPI (Karang Sambung), DG – 6 (Subang) dan lain – lain.
    2. Lakukan pengukuran dengan membentuk suatu loop (misal : DG – 0 – BS, BS – DG-0, BS – titik amat – BS.

KOREKSI

Advertisements