Jangan Bawa Punai Bersedih

Seorang sahabat bercerita mengenai kesalahannya dimasa lalunya, dia bercerita layaknya bayi , menagis sampai tertidur pulas di bantal monkey kesayangannya.

Dulu, dia pernah pacaran dengan sahabat terbaiknya, itu bermula karena mereka sering jalan berdua. kemana mana berdua, bahkan suatu saat pergi tes kerja pun dianter sama sahabatnya. Lama kelamaan diantara mereka pun merasakan rasa yang berbeda sampai suatu saat mereka jadian.

Sang cowok mengatakan perasaan nya itu malam di hari minggu dan menyelipkan sebuah cincin. bertanda mereka menjalani hubungan dengan serius. dan sang cewek pun menerimanya dengan senang hati. Mereka berjanji satu sama lain untuk saling setia dan mencintai. sebulan berlalu, cowoknya di tempatkan di luar kota, jauh dari sang cewek. Mereka pun menjalani hubungan jarak jauh. Pada awalnya sang teman masih bisa bertahan tapi seiringnya waktu, komunikasi pun mulai missing, bahkan terkadang sang cowok jarang menghubunginya. Si cewek mulai merasa jenuh dan puncaknya kejadian si cewek memutuskan mengakhiri hubungannya.

itulah kejadian yang membuat dia menyesal sampai sekarang,memutuskan sesuatu yang penting dalam hidupnya. bahkan sampai berkali kalipun dia mengatakan itu dengan penuh penyesalan. tangis nya semakin menjadi jadi dan dia melanjutkan bercerita,”saya sangat mencintai nya, tapi harus bagaimana,’ cewek itu berucap!

saya melakukan kesalahan untuk memutuskan dia hanya gara2 orang tua saya bermasalah. dan saya tidak pernah memikirkan persaannya. berkali kali si cewek mencoba untuk menjelaskan masalah, tidak pernah sama sekali untuk di respon!!sering untuk di telpon tapi tidak pernah di angkat oleh si cowok  dan saat menuju tengah malam, teman saya kembali menangis, menangis sampai terisak2

~ kawan,ujarnya bernada sayu, “bahkan setelah 4 thun berlalu,”

dada saya masih terasa sesak, sesak yg ngk bisa ditahan, Saat  melihat bola matanya, bola mata yang begitu dingin, badan yang terlihat kurus dan dia tersenyum kecil!! sesekali dia mengatakan, kamu kurus sekali, jangan terlalu banyak pikiran. Ujarnya sahabat,.

Ya Tuhan ingin sekali bilang kalau saya masih sayang. ternyata masih ada sedikit kepeduliand i dirinya terhadap saya,” ujar temanku

dengan sesegukan kecil dia bercerita, kami menghabiskanwaktu 5 jam, setelah 4 thun yang lalu, makanberdua, nonton film dan berjalan diantaras epinya jalanan riau bandung. dadaku ku sesak kawan karena pernah menyakitinya,, Pernah mengakirinya saat menyayanginya..

Untukmu kupeluk sahabat,, semoga kesedihanmu segera pergi, Jangan melakukan kesalahan yang sama untuk masa yang akan datang

pesan untuk  sahabat

Jangan bawa punai bersedih kembali, saat masa lalu tidak pernah berakhir

Advertisements