Posted in magnetotelluric, the sains, Travelling

Belajar Di Alam Kiara payung

Pagi itu awan begitu cerah, elok di pandang oleh mata, tidak ada tanda tanda kalau sore nya akan hujan. Kami segera berangkat menuju kiara payung, untuk mencoba kalibrasi antenna Magnetotelluric dengan remote reference. Berangkat dari kantor jam 10:00 am, kami lansung tancap gas menuju jatinangor, setelah masuk tol Pasteur kami pun lansung tertidur dengan pulas. Menempuh perjalanan 1 jam lebih kurang, kami pun sampai di kiara payung. Saya bertugas mendirikan tenda sedangkan yang lain bertugas menggelar kabel dan membuat lobang untuk Anttena MT.

Setelah semua selesai Mendirikan tenda, aku coba bantu untuk mmenggelar kabel,, Super women !!

Hihihi πŸ™‚

 

Gambarkira kira jam 4 sore kami pun mencoba untuk taking data, kali ini metode yang kami pakai adalah MT dengan remote reference di km 72 ( Purwakarta ). MT biasanya pengukuran dilakukan malam hari, hal itu untuk menghindari noise yang cukup besar misalnya badai matahari dan aktivitas manusia.

senja pun datang,,angin malam mulai bergejolak. satu persatu dari kami sudah mulai mengenakan jaket tebal dan diantaranya sudah ada yang mengambil slipping bed karena malam itu saking dinginnya.

perut mulai keroncongan bertanda lapar,, tiba2 kang krisna mengambil makanan yang sudah di pesen ke ibu2 dekat kami survey. nasi liwet dengan sajian ala sunda, di padu dengan tempe tahu yang sambelnya level maha dewa. ngap2 ngapn tu mulut karena sambelnya pedesss…

GambarKapan kapan musti nyoba lagi dengan wejang jahe.Gambar


 

 

Advertisements

Author:

mencoba merangkai kata demi kata untuk membuat sebuah kalimat persahabatan, menjelajahi tempat tempat untuk dijadikan tempat berkumpul bergurau ria, sekiranya bait bait kata bisa menjalin silaturahmi.

Tagged: