teori Elastic rebound

Adapun beberapa teori lain dari mekanisme gempa bumi selain karena adanya pergerakan tectonik adalah

1 ) Teori  Elastic Rebound

Mekanisme Gempabumi dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut : jika terdapat dua buah gaya yang bekerja berlawanan arah pada batuan kulit bumi maka batuan tersebut akan terdeformasi karena batuan mempunyai sifat elastis. Bila gaya yang bekerja dengan arah berlawanan pada batuan dan terus menerus lama kelamaan daya dukung pada batuan akan mencapai maksimum dan akan terjadi pergeseran. Akibatnya batuan akan mengalami patahan secara tiba-tiba sepanjang bidang sesar. Setelah itu batuan akan kembali stabil. Namun sudah mengalami perubahan bentuk atau posisi. Pada saat batuan mengalami gerakan yang tiba–tiba akibat pergeseran batuan, energi stress yang tersimpan akan dilepas dalam bentuk getaran yang kita kenal sebagai gempa bumi.

Pada keadaan I menunjukan suatu lapisan yang belum terjadi perubahan bentuk geologi. Karena di dalam bumi terjadi gerakan yang terus-menerus, maka akan terdapat stress yang lama kelamaan akan terakumulasi dan mampu merubah bentuk geologi dari lapisan batuan.

Keadaan II menunjukan suatu lapisan batuan telah mendapat dan mengandung stress dimana telah terjadi perubahan bentuk geologi. Untuk daerah A mendapat stress ke atas, sedang daerah B mendapat stress ke bawah. Proses ini berjalan terus sampai stress yang terjadi (dikandung) di daerah ini cukup besar untuk merubahnya menjadi gesekan antara daerah A dan daerah B. Lama kelamaan karena lapisan batuan sudah tidak mampu lagi untuk menahan stress, maka akan terjadi suatu pergerakan atau perpindahan yang tiba-tiba sehingga terjadilah patahan. Peristiwa pergerakan secara tiba-tiba ini disebut gempabumi.

Pada keadaan III menunjukan lapisan batuan yang sudah patah, karena adanya pergerakan yang tiba-tiba dari batuan tersebut. Gerakan perlahan-lahan sesar ini akan berjalan terus, sehingga seluruh proses diatas akan diulangi lagi dan sebuah gempa akan terjadi lagi setelah beberapa waktu lamanya, demikian seterusnya.

Advertisements

5 thoughts on “teori Elastic rebound

Comments are closed.