melihat negeri Serambi Mekkah hari pertama

Pagi Tanggal pertengahan maret 2012 aku bersiap siap menuju bandara halim, kami akan berangkat ke aceh untuk survey emas di Calang, ACEH JAYA. Kami berangkat ber4 orang, johan, guiterez dan omri. Selama 1 jam perjalanan dari bekasi menuju bandara HALIM akhirnya kami sampai dan lansung cek-in memasuki pesawat yang hendak menuju ke Aceh. Pagi ini benar benar dingin, badan kaku, dan mata masih menyimpan kantuk karena subuh sekali udah bangun dan packing barang.

kami pun lepas landasΒ  jam 8 pagi, sesampai di aceh jam 11. 30 wib. Perjalanan yang sangat melelahkan dan menyenangkan. Hampir selama 3,5 jam kita tidur di pesawat.

Setelah barang barang perlengkapan dan semuanya di ambil kami pun keluar bandara. akhirnya sampai di negeri serambi mekkah yaitu aceh, Sebuah kota yang berada jauuh di ujung barat pulau Indonesia dan memiliki keunikan wilayah yang sangat terakulturasi.

kami pun keluar menuju bandara sultan iskandar muda, kami melihat bentuk dari atap bandara yang cukup unik seperti simbol topi yang di pakai oleh Teuku Umar atau Cut Nyak Dien

 

Mobil melaju dengan sangat kecang membawa kami ke sebuah rumah makan ,Makanan yang ditawarkan di warung makanΒ  di luar bandara ini adalah ayam goreng panas yang menjadi andalan. Ayam goreng tersebut memang benar-benar dihidangkan panas-panas setelah digoreng. Semua menu dihidangkan di meja, diantaranya nasi sepiring beserta nasi tambah, sepiring kari kambing, sepiring kecil sambal ikan kayu/tongkol, sepiring kecil sambal kecap. Untuk minuman yang cocok sebagai teman makan sekaligus pereda jika kita punya darah tinggi yaitu minuman es mentimun serut. Soal rasa, ayam gorengnya empuk dan gurih lho OpenRicers..kuah kari kambingnya juga terasa nikmat ditambah sambal kecap yang membuat lidah sedikit panas

Setelah mencicipi makanan kami ditunggu oleh beberapa orang dari anggota tim survey di aceh. kami di ajak dulu jalan jalan di sekitar kota aceh, sunggu pemandangan yang indah, disana terdapat Museum aceh. didirikan sebagai sarana untuk pusat informasi mengenai bencana alam Tsunami dan didirikan sejak bencana alam tsunami telah memporak porandakan daerah Aceh pada tahun 2004. Segala informasi mengenai tsunami besrta lembaga-lembaga donor yang telah membantu korban tsunami di Aceh akan tersedia diΒ Museum Tsunami, bahkan nama-nama korban tsunami akan ditulis pada ddsatu dinding dibangunan

((di ambil dari sebuah majalah tentang aceh )

Setelah kami melewati museum aceh kami juga sempat mampir di terminal aceh, saya lansung ketawa melihat angkot di sekitar terminal, orangnya menyebut labi labi Menurut sejumlah sopir di Terminal Keudah Banda Aceh, ancaman kelangsungan operasional labi-labi di Banda Aceh disebabkan banyaknya kendaraan sepeda motor yang dimiliki masyarakat saat ini. Sehingga banyak yang tidak lagi memanfaatkan jasa angkutan umum itu.

Setelah hampir beberapa jam kami keliling akhirnya kami beranjak menuju Calang, Aceh jaya. Hampir selama perjalanan kami melihat laut, jalan yang berkelok dan sangat sepi membuat mobil melaju dengan kencang nya. Disana kami di temani beberapa orang aceh, diantara nya ada teman dr teman ku yang dulu sama-sama kuliah di jatinangor, Namanya bang angga, dia bekerja di Kantor Gubernur banda aceh. dia sangat baik sekali sampai-sampai nemanin kami (saya dan johan) ke calang. Untung kami di bantu sama bang angga, karena untuk masuk daerah baru kami harus izin dan silaturahmi dahulu, yang paling mengagumkan adalah saya bertemu dengan salah satu yang dulunya sebagai anggota GAM, sungguh hal hal yang paling tidak pernah terfikirkan sebelumnya. Dulu waktu masih kuliah saya pernah berfikir kalau orang GAM itu mengerikan, ternyata itu ngk sama sekali, Mereka sangat baik, sangat ramah, Sangat melindungi kami untuk yang pertama kali kesana, Pokoknya Orang Aceh itu sangat baik,

Jalan Ini merupakan jalan yang baru di bangun setelah stunami tahun 2004, ini merupakan kerja sama dari beberapa instansi pemerintahan, Jalan yang sangat sepi, klo di bandung saya menyebutnya jalan Tol, bahkan beberapa hewan Piaraan ternak seperti sapi, domba dsb nya bebas untuk melintasi jalanan, Sungguh hal yang membuat saya ketawa, karena pas kita lewatin , si sapinya ngk mau ngasih jalan,,hahahah πŸ™‚ πŸ™‚

Perjalanan dari banda menuju Calang ditempuh dalam 3 jam, kami melewati semen andalas yang berda di pinggir pantai, kata bang angga,Β  operasi dari pabrik semen padang sempat terhenti gara gara stunami tidak terasa jam menunjukan jam 22.20 wib, perut uit uit mau makan, apadaya kita masih belum nyampe juga, dan dilihat kiri kanan hanya terlihat pohon pohon dan perbukitan. Sempat mampir untuk menjemput beberap kru Dari GAM supaya kita mendapat izin dlu untuk survey Emas Di calang.

Akhirnya jam 12 saya nyampai di Calang, Saya Lansung ke penginapan karena capek nya minta ampuyuuunnnn. Kita menginap Di Hotel Pantai Barat (berasa di Luar negri aj), penginapan kita dekat sekali dengan Pantai, Aduuhhh hay,

inilah tempat menginap kami selama hampir seminggu lebih, banyak suka dan duka nya kami lewati, banyak cerita dan indahnya lingkungan calang, ini merupakan cerita hari pertama berada di calang, mari kita lanjutkan cerita hari hari beriktnya di calang,,,lanjuttttt gannn πŸ™‚ πŸ™‚ ditunggu ya.. heheheh πŸ™‚ πŸ™‚

Advertisements

4 thoughts on “melihat negeri Serambi Mekkah hari pertama

Comments are closed.