Menelusuri Pantai Penyusuk, menusuk batas Hati

Disini , tentang bagaimana aku yang belum bisa Pulang

14595600_10210607171246035_9043947187580349555_n
Pantai Penyusuk

setelah beberapa hari stay dibangka, saya pun mulai untuk mencari tempat2 yang wajib didatangi kalau ke bangka. Imfo dari teman2 Geologist setempat, saya disarankan untuk mengunjungi pulau Putri. Oke, saya pun berencana ke pulau putri.

Dari Camp saya berangkat dengan driver andalan yang super baik , Bang Eko. Dia guide saya selama saya di bangka sejak tahun lalu. Sebagai imforman yang updated, kita pun memilih untuk mengeksplore Pantai Penyusuk. Pantai Penyusuk berjarak 2 jam ( 90 km ) dari sungai liat.dengan jalanan beraspal.

aRute Sungai Liat – Belinyu

Perjalanan beraspal sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi dengan pemandangan yang berganti ganti sepanjang perjalanan, ada lokasi penambangan timah yang dikelola secara sederhana oleh masyarakat lokal, ada pula perkampungan penduduk etnis cina, perkampungan melayu serta perkebunan cengkeh dan jambu mete. Sebelum mencapai pantai, perjalanan kita dimanjakan dengan pemandangan lautan biru di sebelah kanan serta menyaksikan pantai dari atas jalan perbukitan. dengan kondisi baik kami pun sampai di Ujung paling utara Pulau bangka. Cuaca sedikit rada mendung ( bukan Hujan ),

14484981_10210529674548666_7506140383911640514_n
Perkebunan cengkeh yang habis terbakar
14568076_10210529675668694_1846493823178838764_n
Perkebunan Cengkeh

Selain perkebunan cengkeh, mata di suguhi dengan pantai biru dengan kapal keruk penambang timah yang ramai di pinggir pantai.

Setelah membayar tiket masuk  Rp 5000/ orang, kami pun Sampai di lokasi Pantai penyusuk. Cukup sepi disisni, karena masih pagi, dan beberapa pendatang dari luar daerah sibuk berselfie ria di antara bebratuan granit putih.

Sebenarnya saya ingin ke pulau putri, sayang waktu itu ngk bisa, karena cuaca yang kurang mendukung, dan ombak yang pasang. alhasil saya dan bang eko hanya bibir pantai.

14449816_10210529669988552_7345394900339260813_n
Pantai Penyusuk

Bebatuan granit di pantai ini lebih banyak dari pada pantai lain di pulau Bangka, bahkan dapat dikatakan, hampir 70 %  pantai yang terbentang seluas ± 4 km ini tertutupi batu granit. Di tengah pantai terdapat batu granit yang menjulang dan sangat besar, sehingga pengunjung sering mendaki batu tersebut untuk kemudian bersantai menikmati ombak laut yang menghantam bebatuan.  Bebatuan ini seolah membelah laut menjadi 2 bagian, dimana bagian utara ombaknya sangatlah besar, karena berbatasan langsung dengan Laut Natuna sehingga pengunjung tidak disarankan untuk berenang di bagian ini. Sedangkan sebelah barat, gelombangnya lebih tenang karena tertutupi oleh pulau pulau yang berjejer dihadapan pantai, sehingga pengunjung dapat dengan leluasa membawa keluarga untuk berenang.

14517562_10210529673188632_7933300323619393622_n
Berada diatas batuan granit
img_0076
Cuaca mendung Sepanjang Perjalanan

img_0084

img_0010

setelah menelusuri hampir 2 jam, saya pun memutuskan untuk kembali ke Camp. Sedikit kecewa karena tidak bisa menyebrangi pulau putri, Mudah2an dikesempatan lain kita ekplore secara keseluruhan kawasan Bangka Utara

Kesini, ada alasan untuk kembali

Bangka, September 2016

Perjalanan Survei~ Sungai Liat

Survei dipulau Bangka kali ini berada di sekitar sungai liat. Sungai liat secara administrasi berada di kabupaten Bangka bagian utara, sepanjang pesisir selatannya  terdapat  pantai pantai yang sangat bagus. Mari sambil Menyelam minum Air

Saya mendarat di Bandara dipati Amir Pukul 08.00 Am, perjalanan  jakarta – Pangkal Pinang selama kurang lebih  50 menit. Bandara yang minim fasilitas yang menampung 350 orang ini merupakan bandara satu-satunya di Pangkal Pinang. Mudah2an tahun ini Bandara baru, rampung dan siap beroprerasional dengan infrastruktur dan fasilitas yang baik.

dscn0111
Dipati Amir Airport

dari Bandara Dipati Amir team melanjutkan perjalanan ke Sungai Liat. Selama kami melakukan survei kami akan tinggal di mess PT. Timah yang berada tidak jauh dari area kami survei. Dari Sungai Liat Perjalanan dilanjutkan ke Mess PT Timah selama 1 jam.

14449009_10210433785991512_4970363859446059425_n
Mess PT. Timah Pemali

kami tinggal selama 20 hari di Mess ini. Sekilas terlihat horor karena  bangunan ini peninggalan belanda yang sampai sekarang masih dimamfaatkan untuk mess karyawan PT. Timah. Beberapa bangunan masih kokok, sayang hanya beberapa yang masih dipertahanakan. Pohon yang tinggi, angin kencang, hujan badai seketika lampu mendadak mati jadi lah suasana super magic dan saya lebih senang berdiri dipintu rumah sambil menunggu teman2 dari lapangan pulang.

Sementara di mess sepi orang, saya dan bang eko ( Guide tim di bangka) pergi menelusuri Pantai Parai yang berada 9 km dari lokasi survei kami. hanya 10 menit dari camp kami.

bangkabelitung-088

Setelah membayar tiket masuk Rp 25.000 Per orang, saya dan bang eko berjajaln menelusuri pantai yang berpasir putih dan batuan granit yang sangat indah.

14520598_10210512132630129_7279545196828800013_n

Panorama pantai yang indah dapat Anda saksikan tatkala menaiki bebatuan granit tersebut, menyuguhkan Anda keindahan Laut Cina Selatan yang teduh. Ada banyak kegiatan wisata menarik yang dapat dilakukan, di antaranya banana boat, parasailing, hingga snorkel di Parai Tenggiri, dan saya hanya memilih menikmati view  parai tenggiri.

panorama yang eksotis dengan hamparan batu granitnya yang khas. Seperti pantai Bangka lainnya, pantai Parai Tenggiri juga memiliki bebatuan granit yang berukuran besar dalam aneka bentuk yang unik dan berjumlah banyak.

Indahnya langit biru, pantai berpasir putih, rayuan pojon kelapa dan barisan granit yang berjejer indah di bibir pantai sungguh panorama yang sangat memikau.

Fasilitas yang cukup lengkap, dengan view yang apik dari berbagai sisi, dan sangat indah pas untuk destinasi wisata.

Noted :

  1. berjarak 40 Km dari pangkal Pinang dan 10 km dari kota sungai liat
  2. Bisa menggunakan Mobil Pribadi ataupun motor
  3. Dari parai bisa mampir ke Pantai Rambak dan Pantai Tanjung pesona yang ngk kalah bagusnya
  4. Jangan Lupa mampir culinary di Raja Laut yang menyuguhi makan seafood selera Bangka
  5. Cicipin Kenikmatan kopi Tungtau yang melegenda.

jilid2 ~ Lembah menawan Surya Kencana- menuju Puncak Gn.Gede

life is either a daring adventure or nothing at all

2016_0528_23200800

hamparan bunga edelwis yang indah, awan putih yang menawan, hutan cantini nan elok ~ surga para pendaki untuk menapaki puncak Gn gede.

melanjutkan cerita yang belum berakhir Selabintana, sesuatu yang sangat indah. indah dengan awan putih, badai, dan kicauan burung di dalam hutan yang basah. Indah karena perjalanan yang panjang dengan banyak cerita, tidak semua orang mungkin yang mau memilih jalur sepanjang ini. tapi meninggalkan cerita indah, cerita selabintana ❤

Minggu 29 Mei 2016 

Pagi masih dalam balutan sleeping bag. 3 lapis kaos kaki dengan balutan alumunium foil yang masih hangat menyelimuti kaki yang dinginya luar biasa. Suasana didalam tenda masih saja hening  diantaranya masih terlelap dalam mimpi indah selabintana

IMG-20160615-WA0008
camp surya kencana
Jpeg
beberes camp

Inilah camp kami yang berada 200 meter sebelum lembah surya kencana. Disini cukup mendirikan 2-3 tenda, dengan kondisi yang seadanya (toilet) dan karena ada pohon, disini cukup baik untuk kami mendirikan camp dan cukup aman dari hembusan angin pegunungan.

Sekilas bayangan para pendaki berada jauh di atas puncak gunung gede, sayang hasrat kami untuk melihat sunrise hanya sebatas keinginan. Pukul 7 pagi, beberapa masih ada yang tidur karena capek dan teman lainnya seperti ana, wirna dan kamal mulai menghidupkan katel, memasak air, menanak nasi dan menggoreng kudapan sosis, memasak beberapa kaleng ikan sarden. Kali ini kopi susu torabika dipilih sebagai penyuguh lidah yang masih dingin brrrrrrrr…

DSC01351
Camp selabintana

Dengan wajah yang masih sayu, satu persatu mulai beberes, packing, melipat tenda dan bersih2 area sekitar camp. sampah anorganik dimasukan kedalam trash bag dan dibawa turun keposko lapor.

Pertempuran pun dilanjutkan menuju puncak Gn.Gede. kabut tebal menemani perjalanan. disini terdapat hamparan luas edelwis yang sangat indah. terlihat diujung kanan para pendaki lain banyak mendirikan tenda dan ada aliran air bersih yang dapat digunakan untuk keperluan minum. Sensasi dingin ala pegunungan cukup menusuk kulit saat berkemah di sini. jadi untuk teman2 disarankan berkemah disebelah barat yang cukup aman dari hembusan angin.

Dipadang edelwis yang sangat luas ini kami menyempatkan berfoto, Akmal sebagai juru bidik dan Yohana sebagai video record moment kebersamaan kami.

20160529_103815
3 srikandi Selabintana di lembah Surya kencana
DSC01373
7 travelmates Selabintana di Hamparan lembah surya kecana

Lembah surya kencana

2016_0528_23182600
lembah surya kencana

Dipinggir bagian utara menuju Puncak, terdapat sungai kecil yang mengalir. airnya cukup bersih, beberapa aqua yang kosong, kami isi air untuk perjalanan menuju Puncak.

Perjalanan Surya kencana-Puncak gede lumayan menambah seksi betis kami. pemandangan dalam hutan yang ditumbuhi cantini menambah eksotis indahnya Gn.Gede. Setengah perjalanan menuju puncak, stok makanan ringan menjadi energi kami, aqua dan ciki2 taro menambah semangat teman2 apalagi saya yang super capek 😀

Menuju puncak G.Gede

uhhahhuhhh…. ayoo,, ujung bukit hampir saja terlihat dari sini..cuma beberapa ratus meter namun,sedikit tenaga untuk pantang menyerah.  Ratusan anak tangga yang berbatu sampai ujung puncak Gn Gede. Perjalanan 2 jam surya kencana akhirnya sampai lah kami di Puncak Gn Gede. semua wajah sumringah, aura senyum yang mengembang dan tawa yang pecah dari semua kawan bersorak riuh. cuaca yang mendung, disini kami hanya dapat menikmati angin gunung yang begitu dingin, dengan kabut awan yang tebal. gerimis mengundang  canda.

2016_0529_01062700
Harapan besar menuju puncak

Rasa pegel, capek hilang seketika setelah kami menapaki puncak Gn gede ( 2958 MPDL). Suara riuh, senyum senang terlihat setelah perjalanan panjang 14 jam yang aduhai. sayang awan tebal menutupi pemandangan dibawah sana. Puncak gunung gede terlihat memanjang, berbeda dengan puncak gunung pangrango yang runcing sempurna. di puncak gunung gede ini akan tercium aroma belerang yang kadang kala sangat menyengat hidung. Kawah gede ini terdiri dari Kawah Ratu dan Kawah Wadon

Copy of 2016_0529_01285100Puncak Gn. Gede

2016_0529_01102000

2016_0529_01315700

Puncak Gn. Gede

awal tebal Puncak gunung gede

Setelah istrahat minum dan menikmati puncak Gunung gede, beberapa duduk meregangkan kaki, dan beberapa teman lainnya mengabadikan moment2 di gunung gede. Ini belum berakhir(kyakyaaaaaaaaaaaaaaaa). masih ada perjalanan selanjutnya yang melelahkan.

untuk teman2 jangan lupa bawa sampah nya turun ya, jaga gunung biar tetap Indah.

Gunung itu seperti Ibu, dia adalah tempat pelarian terbaik disaat diri kita sedang membutuhkan semangat baru ~ sun dari saya untuk semua teman teman :* :*

next masih ada cerita perjalanan dari Puncak menuju posko akhir cibodas.

 

Tentang Kita dan Kopi

14115577_10207453362513957_5933263517100796018_o

kopi, Puisi

Ketika dua dan tiga cangkir kopi

berkumpul untuk merayakan sepi

puisi ada ditengah-tengahnya.

 

Di musim yang rusuh ini

kota dan kita rentan bencana

kamu dan aku rentan gila

 

kita ini secangkir kopi

kamu cangkirnya, aku kopinya

peminumnya adalah malam, hujan dan puisi ❤

Jilid 1: Menapaki Gunung Gede Via Selabintana yang tak berkesudahan

travel teaches tolerance

Selabintana ❤ ❤

20160528_080129

inilah kesan kami selama perjalanan dengan tracking terpanjang dan tersuram diantara beberapa jalur seperti cibodas dan gunung putri. Gerbang pendakian yang tidak terlalu ramai dengan maksimal quota sebanyak 100 orang, jalur ini juga kurang diminati banyak orang selain karena tracking nya panjang, trek nya yang cukup curam, hampir tidak ada jalan yang landai.

Pendakian Gn. Gede yang cukup berkesan karena kami kedatangan teman baru (Hendri, Arie, Wirna, Akmal) yang sebelumnya ada yohana dan Akmal Syarif. Pendakian kami diawali atas keisengan untuk mendaftar naik gunung gede oleh teman Fadli dan Fajri, tapi diujung keberangkatan fadli batal ikut rombongan karena dengan alasan kampus yang sangat urgent (entah iya entah ngk).

2016_0529_01293900
Hatur Nuhun fadli ❤

Oh ya, seminggu sebelum keberangkatan kami harus mengirim KTP dan kartu keterangan sehat yang dikeluarkan oleh klinik atau rumah sakit. Semua diurusi oleh ketua yang sangat gesit yakni akmal.

Jumat malam 27 mei 2016

Kami  meluncur menuju terminal sukabumi yang merupakan meeting point. Aku dan kamal berangkat dari bandung, sedangkan akmal dan teman lainnya berangkat dari ibukota. Pada pukul 11:00 malam,  aku & kamal terlebih dahulu sampai, kami pun menunggu disalah satu pos jaga diterminal.

Pukul 01:00 dini hari kami semua berkumpul, kemudian akmal ( kepala rombongan) mulai menyewa angkot menuju posko selabintana. dengan kondisi jalan bebatuan dan licin, kami sampai di posko utama selabintana pukul 02:30. Sebelum masuk ke posko kami pun mampir beristirahat makan, shalat dan beberes di sebuah warung yang juga bisa digunakan untuk beristirahat. Kondisi badan yang kurang bersahabat, karena kurang istrahat ditambah dingin yang membabi buta, sedikit membuat capek.

Akses bandung-sukabumi(Selabintana)

Bandung-sukabumi

Untuk teman teman yang dari bandung bisa berangkat dari terminal leuwi panjang, naik MGI dengan ongkos Rp. 30.000 Kemudian turun di terminal sukabumi, dari terminal sukabumi bisa sewa angkot menuju gerbang selabintana, dengan tarif Rp 10.000 perorang.

 Sabtu, 28 Mei 2016                                                                                 Pagi : 08:00 Am

Selabintana cukup sekali, kami mulai pendakian jam 08:00, lapor ke posko sembari menerima wejangan dari kepala posko setempat. Kami berkumpul untuk berdoa dan pemanasan, sementara beberapa penjaga pos memeriksa simaksi yang sudah kami persiapkan. Bersama dengan grup pendakian yang berjumlah kurang lebih 25 orang kami bergerak untuk memulai pendakian Gn gede.

jalur-salabintana-gede-pangrango
Peta jalur Pendakian selabintana

DSC01295

 

2016_0527_19594500

Memasuki jalur pendakian, kami di disuguhi dengan ranting pepohonan yang cukup menghalangi perjalanan, menelusuri punggungan dengan kontur menanjak tajam, hampir tidak ada yang datar. Sambutan yang luar biasa SELABINTANA. Sepi hanya kami bertujuh, keringat yang mengucur deras, membasahi tiap lekukan tubuh yang seksi, basah karena humus yang lembab dan yang paling luar biasa sepanjang perjalanan banyak ditemui PACET  yang mengelinjang (^_^).

20160529_102038

Ari dengan sigap mengeluarkan minyak sereh yang ampuh untuk menghalau serangan pacet yang sangat aduhai di pelipis pohon kayu besar berakar. Sebelum berangkat pun saya sempat mengolesi minyak sereh di seluruh bagian tubuh yang terbuka walaupun minyak ini beraroma  seperti minyak nenek nenek jaman dahulu kala ( Minyak nek lampir ), hahaha jadi para pacet sirna luluh lantah.

2016_0528_01180400

pondok cigeber

Pukul 12:00 am kami beristirahat dilahan yang lumayan datar berada dipunggungan cigeber. Dengan menggelar tikar kami pun beristirahat makan dengan bekal yang telah kami persiapakan sebelum kami berangkat tadi pagi. Satu jam beristirahat tak satupun pendaki yang lewat  melewati jalur selabintana. Dengan jalaur yang wassalam wajar sepi pendaki yang melewati selabinta. emng selabinta yang sangat luar biasa.  😦 😦

 2016_0527_22153400Para teman yang bercanda dengan senyum yang membuat perjalanann penuh semangat, nutrijel yang membantu kami dari kehausan, dan lucunya akmal mengeluarkan sebungkus plastik kecil yang berisi dodol picnik, hehe,sungguh mengesankan. Kepikiran ya bawa dodol!!! tau gitu saya bakalan bawa ubi cilembu ,,hahahah

Dari puncak cigeuber jalan kami lanjutkan berupa jalan menurun sempit, disitu ada pita police line, sepertinya daerah penangkaran margasatwa. Konon beberapa dari blog yang pernah saya baca, disini ada beberapa harimau. SELABINTANA ADUHAI ANCOL ❤

2016_0528_22130800

2016_0528_04282900

20160528_085128

Tidak ada yang saling egois untuk mendahului, bahkan seringkali saya ditunggu beberapa teman karena jauh ketinggalan. Perjalanan masih panjang, hanya saja kaki sedikit pegal, dan sesaat saya hampir menyerah,sudah ngak sanggup (Malu mengingat), Akmal, yohana, arie, dan wirna menjadi team terdepan dan saya, hendri dan kamal team back tengah. Sesekali saya selalu menggoda hendri,, masih jauhkan ?? selalu beribu pertanyaan dan harapan akan segera sampai di surya kencana.

Menyerah..hampir jam 3 sore kami pun masih belum sampai. Disatu shelter cileutik kami pun beristirahat sejenak meluruskan kaki dan pinggang yang pegel. Disini kami bertemu dengan team yang lain. Berkumpul bersama melepas lelah dari perjalanan panjang yang gilaaaa.Sedikit turun di bawah pos yang sudah roboh ini terdapat sungai yang aliran air nya kecil dan membentuk air terjun mini. Bila tidak terlalu dingin bisa mandi di sungai ini. Di lokasi ini beberapa pendaki bisa beristirahat bersama namun tidak cukup untuk mendirikan 2-3 tenda.

setelah melepas haus kemudian hendri memulai  beralih diposisi terdepan dengan kamal dan yohana. Mereka memilih untuk berangkat terlebih dahulu, biar bisa bikin tenda. akmal, arie, wirna dan saya menyusul setelah beberapa waktu kemudian. Di 1/3 menuju puncak, trek yang kami lewati nyaris gila, dengkul ketemu kepala dan seketika akmal kram dan saya pun selalu bilang ingin menyerah. Untung ada wirna yang bersedia mengantikan carrier dan arie yang selalu menyemangati di garis akhir sambil menawari madu yang membuat tambahan tenaga.ahhhhh sudahhh,,saya tidak ingin mengingat bagaimana kami diterpa badai di sore hari, dan akmal yang hampir masuk ke jurang. Seketika saya makin ingin bilang saya tidak ingin naik gunung 😦

Lagi lagi  hampir per 15 menit saya beritirahat, kaki dan helaan nafas sudah tidak bernyawa untuk bergerak. Sesaat kami bertemu dengan team anggota lain yang juga akan menuju puncak Gn,gede, beberapa diantaranya ada yang tumbang (not me)

Pukul 8 malam menuju Surya Kencana

Menyerah,,saya menyerah, ( gw nyanyi D masiv dulu kali ya )

itulah kata yang selalu saya lontarkan keteman2. Bukan karena apa2, punggung yang mulai kaku telinga mulai berdenging dan baju yang dipakai membuat badan dingin dan kaku. Dipenghujung pendakian saya mendapati trek yang ngak masuk akal, hampir dan nyaris saya kehilangan tenaga, berasa mau pingsan, bepegangan dengan bantuan akar pohon sesekali arie membantu dengan cukup kuat, thanks arie. Madu yang sangat membantu menambah tenaga, 15 menit menuju puncak, untung saya dijemput oleh kamal yang terlebih dahulu sampai, nyaris  mau pingsan.

Pukul 08:30 kami pun sampai di posko penginapan, tenda baru 1 yang dipasang, karena kondisi badai yang cukup membuat sulit untuk mendirikan tenda. Kami mendirikan 2 tenda yang saling berdekatan satu sama lain. Sementara yang lain sibuk mendirikan satu tenda lagi, para srikandi pun sibuk mempersiapkan makan malam. Malam ini dengan menu indomie telur ala padang + nugget dan telur dadar. Setelah tenda siap dipasang, semua bersiap makan malam. Dengan kondisi seadanya, cuaca dingin nan ekstrim, semua makanan cukup laris manis. Efek masuk angin membuat perut saya sedikit ngk enak badan, beberapa alumunium foil, saya balutkan ke badan dan kaki untuk menghindati hipotermia. Coklat hangat, energen jahe dan beberapan minuman hangat lainnya, habis kami lahap.

( ana, wirna masih sibuk ngobrol asik,,sementara saya lansung berbaring tidur) dan malam semakin larut menuju fajar.

Malam yang dingin seribu cerita selabinta, serinai senja, angin malam yang membelai kulit, disini memilih rindu untuk berkisah selabintana.

Total perjalanan yang kami tempuh dengan tracking sepanjang 11 km dengan waktu tempuh 12-13jam dengan jalur berupa 70% tanjakan naik , 15% tanjakan landai , 15 % menuju puncak tanjakan tajam tanpa ampun.

2016_0528_23200800

Terimakasih Selabintana, medan yang tragis, pengorbanan jalan 13 jam, pacet yang siap menghisap darah, Punggungan bukit yang terjal, Bibir jurang yang curam, Badai Selabintana, Tanjakan tajam, kapok untuk kesini. Ngak lagi2

Selabintana Nan elok, jalurmu tidaklah salah, hanya kami sedikit keliru, ceritamu tidak menakutkan, berkesan dalam 13 jam perjalanan. Tapi kesini bukan alasan untuk kembali ❤

berlanjut ya, karena penulis cukup lelah mengutarakan isi hati diselabintana 🙂 🙂

Pagi di rancabali ~ Glamping lakeside & Phinisi

IMG_0031ide datang  setelah ajakan untuk ekplore bandung bagian selatan ( Rancabali) oleh sohib akmal ( kamal). Ide gila untuk menghilangkan kebosanan akibat kurang piknik ( butuh vacation)

Next..

Akses menuju Glamping Lakeside  ❤IMG_0005

Berangkat pukul 6:00 pagi  dari dago kami menelusuri jalan Kopo, soreang. ciwidey dan rancabali. Jalanan masih cukup lengang dan sepi. untuk yang pertama kali melewati kopo, disarankan berangkat lebih pagi, karena akan memakan waktu lebih lama karena macet di daerah kopo dan sekitarnya.

dari bandung bisa melewati leuwipanjang-ciwidey, dan bisa juga menggunakan motor dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam.

dari ciwidey masih 21 km menuju rancabali, lumayan bikin pinggang pegel. Setelah memasuki kecamatan rancaupas, kami disuguhi perkebunan teh yang berjejer indah mengikuti perbukitan patuha. Perbukitan yang hijau dan sangat asri.

IMG_0012

setelah melewati beberapa tanjakan dan turunan sampailah kami di depan gerbang, glamping sidelake di rancabali. gerbangnya cukup besar, sebelah kanan dari arah ciwidey dan sebelum gerbang Rancaupas.Teman2 yang kesini ngk bakalan kesasar, karena petunjuk arah cukup imformatif.

Dari gerbang menuju  glamping cukup jauh, luamayan sekitar 5 km. Jalanan masih dalam tahap pembangunan, masih bebatuan yang belum diaspal dan sepertinya akan segera rampung. Pemandangan perkebunan teh yang bersanding cantik dengan situ patenggang menambah keindahan wisata disini.

Phinisi Resto

Phinisi resto ini terdiri dari 2 lantai, lantai pertama berisi resto yang masih dalam tahap pembangunan, dan lantai kedua tempat para hunting foto yang berlatar situ patenggang. Fasilitas masih minim, dengan menu seadanya.

IMG_0123Area : Parkir luar glamping

area parkir  cukup luas, dari parkiran terlihat beberapa jalanan  blok yang masih dalam tahap pembangunan. Fasiltas kamar mandi yang cukup baik

naik ke bagian phinisi disuguhi situpatenggang yang cantik, dan perbukitan patuha yang berjejer indah

IMG_0093       area lantai 2 Phinisi resto lantai

IMG_0023      area lantai 1  Phinisi resto lantai

IMG_0023

Gambar : Resto Phinisi

IMG_0110

*SituPatenggang

setelah puas memutari resto phinisi saya kebagian bawah yang mana terdapat situpatenggang yang begitu indah. beberapa pendatang berperahu mengintari situpatenggang.

IMG_0112

*Perkebunan Teh Walini ~ PTPN VIII RancaUpas

perkebunan teh yang cukup luas, hamparan yang sangat indah memukau mata. Para petani sibuk memetik pucuk teh yang sudah ranum. terlihat indah. Panorama yang begitu asri yang menambah keelokan rancaupas. Disini juga juga dapat berkunjung ke pabrik Teh.

Perkebunan teh

IMG_0139

Karcis Masuk Glamping lake Side 

Masuk  ke area glamping kita mesti membeli Tiket seharga Rp 20.000 per orang dan parkir sewa motor  Rp 3000.untuk bisa masuk ke Pinisi Resto kita harus melakukan deposit di semacam magnetik card minimal 10.000 idr yang nantinya digunakan untuk alat pembayaran di dalam Pinisi Resto

Akses kemudahan :

*Dengan menggunakan mobil pribadi/motor bisa tracking by GPS ( klik: Maps )

Tol Kopo >> Jl. Raya Kopo >> Jl. Raya Soreang Kopo >> Jl, Raya Ciwidey >> Jl. Raya Ciwidey Rancabali.

*Dengan menggunakan Angkutan umum

naik  dari leuwipanjang – ciwidey- rancabali

Im jealous of the night

“Jealous”

I’m jealous of the rain
That falls upon your skin
It’s closer than my hands have been
I’m jealous of the rain
I’m jealous of the wind
That ripples through your clothes
It’s closer than your shadow
Oh, I’m jealous of the wind, ’cause

[Chorus:]
I wished you the best of
All this world could give
And I told you when you left me
There’s nothing to forgive
But I always thought you’d come back, tell me
All you found was heartbreak and misery
It’s hard for me to say,
I’m jealous of the way
You’re happy without me

I’m jealous of the nights
That I don’t spend with you
I’m wondering who you lay next to
Oh, I’m jealous of the nights
I’m jealous of the love
Love that wasn’t here
Gone for someone else to share
Oh, I’m jealous of the love, ’cause

[Chorus:]
I wished you the best of
All this world could give
And I told you when you left me
There’s nothing to forgive
But I always thought you’d come back, tell me
All you found was heartbreak and misery
It’s hard for me to say,
I’m jealous of the way
You’re happy without me

As I sink in the sand
Watch you slip through my hands
Oh, as I die here another day
‘Cause all I do is cry behind this smile

[Chorus:]
I wished you the best of all this world could give
And I told you when you left me
There’s nothing to forgive
But I always thought you’d come back, tell me
All you found was heartbreak and misery
It’s hard for me to say,
I’m jealous of the way
You’re happy without me

It’s hard for me to say,
I’m jealous of the way
You’re happy without me

 

 

Travelmates Salabintana ~ Punggungan Mt.Gede

2016_0528_23200800

 

Tentang bagaimana rasa dalam perjalanan
Tentang bagaimana Gn.Gede yang kami daki
Tentang bagaimana meyakinkan diri sendiri
Dan bagaimana perjalanan setelah itu
Perasaan terhibur dalam badai surya kencana
bagaimana tawa dalam haru yang memuncak
Aku menyukainya dengan rasa senang
Bagaimana senyum yang baru saja melepas rasa
Rasa ingin pasrah dan menyerah
Tujuh rasi travelmates berteman indah dengan tanpa menyerah

ohw salabintana ❤ ❤
Perjalanan di punggungan gunung yang seksi
Betis  kokoh siap menapaki
Sesekali menyerah dalam ketidakpastian

cibodas kami jumpai
Batuan kerikil seperti racun berduri
Menekan hati langkah yang kami lalui
Hujan dalam sendu hutan yang basah dan lembab
Dan tangan merangkul  hangat dalam dinginnya hutan cibodas
persimpangan sudut rumah menghentikan langkah

saat kami berburu dengan waktu, berburu langkah hati dan kaki
menghentikan gengaman tangan dalam malam
suatu kejutan tentang rasa
sesuatu perjalanan indah
Selabintana ❤ ❤

2016_0528_22233800

Seseruan Papandayan ~> Pondok Saladah – Tegal alun – Hutan Mati

DSC08871
Pondok saladah

 

Lanjutin cerita   papandayan 1 yang sebelumnya

Minggu 17 agustus 2015

Setelah semalaman di pondok salada pukul  5 pagi, satu persatu dari kita sudah pada bangun. Sahabat akmal pagi2 udah duluan ke toilet umum, wudlu untuk shalat subuh, Beuhhh dinginnn. Pas mau beranjak dari sleeping bag, dinginnya masih aja kerasa ampe ke tulang. Akhirnya aku dan ana memberanikan diri untuk keluar dari tenda dan walhasil antrian ke toilet beud ramenya, mengalahi antrian sembako. Dingin air makin aja membuat badan jadinya kaku, kami ikut menghangatkan badan disalah satu api unggun yang berada persis dibelakang posko lapor.

Kami melanjutkan untuk bikin sarapan, diantaranya memilih untuk bikin kopi, jahe, dan beberapa diantaranya membantu untuk menyiapkan nuget dan indomie yang hendak dimasak, singkat cerita kami makan begitu lahapnya,, dan yang tersisa hanya katel kotor yang belum sempat kami cuci. seruu guysss..

Papandayan

Papandayan

DSC08887Setelah sarapan dan beberes kami pun beranjak menuju tegal alun. Semua carrier masih disimpan dalam tenda. cuaca pun mendukung untuk kami pergi ke tegal alun dan  perjalanan sambil haeurey an. Untuk mencapai tegal alun kami harus melewati tanjakan mati, lumayan eui, sedikit ngap2an. Untuk teman2 disarankan lebih hati karena agak sedikit curam( takut jatuh).

DSC04384DSC04385

DSC04374

Setelah melewati tanjakan yang cukup curam, kami mendapati lapangan edelwis yang sangat indah, tapi jangan sampai dipetik ya guys. mari kita jaga biar hamparan edelwis  tetap tumbuh dan terjaga dengan baik, dan kami pun menikmati nya dengan penuh kagum

seseorang dari rombongan yang tidak kami kenal, menghampiri kami. mereka mengajak kami untuk gabung bersama untuk berfoto dan  mengucapakan dirgahayu Indonesia ” .horeee rasanya bahagia sekali teman

Papandayan

DSC04372

tegal alun

Setelah menikmat hamparan edelwis nan indah, kami melanjutkan ke hutan mati. Namanya aja hutan mati, ngk satupun ada pohon yang tumbuh disekitarnya, terlihat beberapa tebing curam

Hutan mati

kondisi hutan mati yang menyeramkan namun beberapa tumbuh pohon cantini berwarna hitam diatas material lumpur yang sangat mempesona dengan pesona langit berwarna biru

Hitan mati

Hutan mati

hutan mati

DSC04395

DSC04439

DSC04448

Pukul 1 siang

dari hutan mati kami pun melanjutkan ke perkemahan, nyusun perlengkapan, menegemasi tenda dan melanjutkan untuk pulang kebandung. Perjalanan pulang kali ini agak sedikit menangtang, karena teman teman memutuskan untuk mengambil jalan pintas.

DSC04462

DSC04457sesekali bebbi salah seorang teman yang ikut saat itu, selalu memberikan candaan sehingga perjalanan kami pun tidak membosankan,

DSC04484an

DSC04489

sesampianya di gerbang posko pertama , kami melanjutkan naik ojek munuju pool minibus yang mau kebandung. sejenak kami singgah untuk beberes, mandi, shalat dan ganti pakaian. jam 4 sore, dan bus yang  hendak kami tumpangi pun datang,  lumayan sempit sih busnya. terimakasih Teman2 untuk pendakian kali ini,,am so happy guyss. See you next time :*

nah untuk teman yang mau ke papandayan yang dari bandung bisa naik dari terminal caheum:

  1. naik minimus garut – cikajang kemudian turun di Alun-alun Cisurupan ( Rp 30.000)
  2. alun alun cisurupan – ke gapura menuju Camp David, Papandayan ( 25.000)      bisa ojek atau pickup.
  3. tarif masuk papandayan                                                                                                               WNI weekday : Rp 5.000,-
    WNI weekend : Rp 7.500,- per hari
    WNA weekday : Rp 75.000,-
    WNA weekend : Rp 100.000,

 

 

 

jalur Pendakian Papandayan ( Parkiran Papandayan -Camp David – Kawah – Pondok Saladah )

Ketika mendaki, tidak perlu fokus untuk mendapat puncak tetapi nikmatilah pendakian ini senikmat mungkin bersama teman2 yang penuh bahagia

Jumat / 14 agustus 2015                 

08:00 pm

Akhirnya kesampaian juga naik Papandayan berkat seorang temanku (akmal :syarif) yang hobi naik gunung. Awalnya ngk yakin bakalan berangkat kerena waktunya yang mepet belum lagi persiapan yang harus di bawa naik. Lanjut ke persiapan apa yang harus dibawa. Teman akmal merinci perlengkapan yang harus dibawa. Selain itu tidak lupa juga aku nanya ke istri sahabat kuliah ku ( nyonya Dani), sebagai seorang yang suka hiking dia pasti tau pasti apa saja kebutuhan yang musti disiapin. Oke lansung dengan persiapan, beberapa persiapa aku nyontek dari (baca: tips mendaki gunung untuk pemula)

 

Sabtu / 15 agustus 2015   

Kami berangkat pukul 10:00 Wib  dari terminal caheum. Naik minibus dengan arah jurusan Garut- Cikajang dengan ongkos Rp 30.000. Kebetulan kami berangkas pas weekend, jadinya macet. Kami sampai di di garut pukul 14:00 wib. Kebetulan jembatan menuju kesana tidak bisa dilewati, jadinya kami ngeteng menuju atas. Dari simpang..  apa ya lupa,, kami naik mobil bak terbuka menuju simpang Cisurupan, disini ada sebuah mesjid, biasanya para pendaki  ngumpul dulu untuk shalat, makan dan setelah itu melanjutkan perjalanan ke Gn. Papandayan. Tarif yang dipatok Rp 10.000. Oke next Guys

DSC08769

Cuaca Panas, tapi roman teman2 keliatan happy, jadi ikutan semangat untuk lanjut. DSC08770

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, kami sampai di gerbang Papandayan, ternyata rame juga yang mau hiking. Kami mampir kesalah satu warung untuk melepas lelah sejenak,beberapa ada yang tengah sibuk memesan nasi Indomie telor dan kue pengganjal perut. Setelah makan, shalat kami melanjutkan perjalanan.oke next

~ Parkiran Papandayan -Camp David – Kawah – Pondok Saladah

Dari parkiran Papandayan kami mulai meniti carrier yang udah mulai kerasa berat. Kerikil batuan mulai menhajar perjalanan kami. hanya saja eksistensi buat selfi2harus dipertaruhkan demi sebuah kenangan naik gunung. Akmal sang fotografer mulai jepret jepret :p :p

Perjalanan nya lumayan santai, selama perjalanan kami menghabiskan waktu saling bercerita dan tertawa . Pemandangan Asap belerang dan bau yang sedikit menusuk  selama perjalanan, kerikil batuan dan beberapa sungai kecil dan tebing tebing perbukitan selalu menjadi panorama yang sedap untuk dinikmati.

Next GuysDSC08845

 

 

DSC08840

DSC08854

Senangnya bisa ekplore papandaya, ditemani para genk yang gila kocak, dan cewek  petualangan yang selalu penuh semangat. Inilah kebersamaan yang penuh arti.

Akhirnya sampai di pondok saladah, setelah melapor ke post, kami memutuskan untuk pasang tenda disini, untungnya masih ada beberapa space yang kosong untuk tenda kami, akmal, beni dan teman lainnya sibuk pasang tenda bersamaan angin malam yang udah mulai meronta-ronta. hanya 2 tenda , satu tenda cowok dan sarunya tenda kami para ladies. para teman2 lansung buka lapak tenda,, hahaha..apa yang terjadi..ini cepretan yang memukau saat bintang terang menghiasi langit yang indah.

DSC08866

Potret by akmal : kala malam indah dengan bintang.

beberapa dari teman2 sudah mulai masuk tenda, beristirahat untuk melanjutkan perjuangan esok ke Tegal alun dan hutan mati

Melabuhkan hati di Pulau Bangka

IMG_20151201_134215

Sebulan lamanya kami melakukan survei magnetik di pulau Bangka, Hampir setiap kabupaten, kecamatan kami lewati dan kami singgahi. banyak cerita selama melakukan survei di bangka, warga yang ramah, tradisi melayu yang masing kental dan masakan yang membuat suasana dilapangan makin betah.

Kebetulan survei di bangka bertepatan dengan hari lebaran idul adha 1436 Hijriah. Untuk kesekian kalinya  kami merayakan Idul Adha di lapangan, tapi tidak seperti di tempat lain, di Bangka, perempuan tidak ke mesjid untuk shalat IED melainkan shalat drumah masing masing. dan kali ini juga tidak ada santapan ketupat atau sejenis makanan yang biasa disajikandi hari lebaran, ada sedihnya namun ya lagi -lagi nikmati saja.\

Bangka negeri Serumpun yang elok, hanya saja beberapa wilayah di bangka sudah banyak yang tidak terurus lantaran beberapa wilayah bekas tambang tidak dilakukan reboisasi dan restorasi lahan,,ya jadinya banyak kolong2 dibeberapa spot di Area Pulau Bangka.

Untuk teman teman yang kebangka,, jangan pernah Sampai ngk untuk mampir kesini .

1. kopi TungtouIMG_20151016_115557

Kopi tung Tau, Kopi yang Khas dari bangka,. Kopi yang dididrikan oleh Bapak Almarhum Tung Tau ini berdiri sejak 1939 . Ini kopi legendnya kota bangka.

Kini, Waroeng Kopi Tung Tau tidak hanya dijadikan sebagai tempat berkumpul atau bersantai sambil minum kopi, tapi juga tempat untuk bernostalgia mengenang kejayaan Bangka dengan timahnya di masa lalu. banyak dekorasi yang klasik jaman belanda yang dipajang disetiasp dinding warung kopi. Disini juga tersedia roti bakar yang sangat khas.

Lokasi : Di sungai liat Jl. Muhidin No. 87 Sungailiat

IMG_20151016_114433

Next masih pingin tau kan ya…

2. Pantai Tanjung Pesona.

Pantai yang sangat Indah di Hiasi batuan granit yang berjajar rapi disepanjang bibir pantai. Air yang bening membuat mata tak jemu untuk merasakan Indahnya Pantai bangka Belitung.

C360_2015-10-16-21-26-41-373

Lokasi Tidak terlalu jauh dari pangkal Pinang, lebih kurang 30 menit.

C360_2015-10-16-10-39-45-806

3. AirBiru

Sebuah tempat yang menjadi bekas pertambangan kaolin yang terletak di Desa Air Bara Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan disebut sebagai Air Biru (danau biru/danau kaolin). Air Biru merupakan sebuah danau yang cukup besar yang dikelilingi perbukitan pasir dengan ketinggian mencapai 30 meter memiliki keunikan air yang berwarna biru.

adanya bekas tambang timah di desa air bara  tepatnya sekitaran wilayah bemban terdapat danau biru yang sungguh indah dan dikelilingi oleh bebatuan kapur yang membuat kita semakin memanjakan mata untuk menikmati keindahan alam yang merupakan bekas tambang timah ini.

beberapa anak remaja banyak yang mandi di danau kaolinIMG_20150924_133010

IMG_20150924_133529

Untuk sampai ke Airbiru, memerlukan waktu lebih kurang 1.5 jam dari pangkal Pinang. Saat ini Air biru dijadikan objek wisata oleh para traveller..So guys..jangan lupa mampir kalau ke Sini

4. Vihara Puri tri Agung

C360_2015-10-17-08-59-03-376

Puri yang terletak diatas perbukitan Menju Pantai parai sangat tersohor dengan bangunan yang indah,kokoh dan luar biasa Megah.

vihara Puri Tri Agung ini memiliki interior yang terbilang cukup mewah di tambah arsitektur bangunan yang kokok dan elegan menambah daya tarik sendiri terhadap  Hal yang menarik bila berada di kuil ini adalah kita dapat melihat dengan jelas laut dan bibir pantai tikus dari atas vihara ini, tentu pagoda vihara pantai tikus ini bakal menjadi sebuah objek wisata yang menariki dan wajib untuk di kunjungi. IMG_20151016_093322.jpg

IMG_20151016_093214

Untuk menuju lokasi ini agak sedikit curam, jalan yang berbelok dan tebing tebing yang sangat menawan

Apikk tenan yo..lanjut Masbrooo !!

5. Museum Timah IMG_20151119_093042

Museum timah berada tidak jauh dari Kantor timah di Jln. jendral Sudirman. ini pernah dijadikan tempat perundingan pra Roem-Royen antara wakil pemerintah Republik Indonesia, utusan Komisi Tiga Negara (KTN) . Pertama masuk museum mata disuguhi oleh bor bangka yang klasik. Alat ini merupakan peninggalan zaman Belanda yang digunakan dalam kegiatan penambangan timah tempo dulu. memasuki ruangan dalamdisana diperlihatkan beberapa proses dan alat yang digunakan saat penambangan. pengunjung juga dapat membeli kerajinan-kerajinan tersebut. Selain menjual berbagai kerajinan dengan harga yang variatif, pengunjung juga dapat memesan desain kerajinan sesuai dengan yang diinginkan. IMG_20151119_092355

IMG_20151119_092954

6. Senja Ditoboali

C360_2015-10-10-17-36-09-622

Senja Yang menjadikan rindu menjadi jadi, inilah senja toboali. Daerah bagian selatan ini sangat khas dengan dengan terasi yang enak. hampir semua daerah di toboali bermata pencaharian pembuat terasi..

Semoga Lagi dan lagi ada waktu mampir ke negeri serumpun sebalai

 

 

Bakmi Jowo DU 67 ~Bakmi Wong jowo

IMG_20151206_194343

Akhir akhir ini seneng banget mampir makan Bakmi Jowo (Bakmi Jogja ). Bakmi yang lokasinya di deket Kampus ITHB Bandung ini sangai ramai dikunjungi para penggila bakmi. Banyak menu yang tersedia disini, mulai dari nasi goreng sampai jenis bakmi yang sangay Yummiiii.

disini nuansa jawa sangat dirasakan mulai dari pramusaji yang berpakaian batik dan menggunakan tutup kepala blankon ditambah Musik yang mengalun di rumah makan Bakmi Jowo DU 67 Bandung ini juga khas musik daerah Jawa Tengah atau Yogyakarta yaitu klenengan.

Untuk setiap pesanan saya selalu memesan Bakmi Nyemek (Kuah Sedikit ) di padu dengan Teh Nasgitel ,aroma yang kuat, rasa teh yang pekat dan panas, plus manis yang diperoleh dari gula batu.

Kebetulan musim hujan, jadi Menu Bakmi menu yang cocok untuk disantap. Untuk harganya sendiri sangat terjangkau Rp 23.000 dan untuk beberapa menu lainya seperti nasi goreng dan bakmi goreng berkisar Rp 20000 – 250000.

Untuk rasa : Rekomended

harga : terjangkau

kepuasan : Maksimal

 

Silakan untuk temen2 yang berkunjung ke bandung, jangan sampai ngk mampir ke bakmi DU 67

 

Spend time Dulang Resort, Karena bahagia itu sederhana

1441435849996

Akhir pekan yang menyenangkan, karena menemukan tempat berenang yang cukup cozzy. Menghilangkan sedikit penat setelah seminggu beraktivitas yang cukup memusingkan kepala. Disini masih cukup sepi, malahan cuma beberapa tamu hotel yang berenang.

cukup lama tidak berenang, badan agak sedikit kaku, tangan mulai rada rada pegel karena hampir 2 bulan tidak rutin berenang. ada yang bilang berenang dapat mengurangi tingkat stress, menciptkan suasana tenang !!

1441435848934

Sayangnya kita tidak bisa menikmati view kota bandung, karena di pinggirnya sudah dikelililingi pepohonan yang tinggi. ya setidaknya disini bisa rileks, Jauh dari kebisingan pastinya, membuat makin betah berlama lama berendam disini.

1441435850284

1441435842466

Untuk Akses kesini saya melewati dago atas, dari dago atas jalan yang cukup curam dan kecil. Untuk menuju resto ini memang bisa dibilang tidak mudah -_- Resto ini terletak cukup jauh dari pusat kota Bandung. Ada 2 cara untuk mencapai resto ini, pertama melalui Jl. Dago Giri melewati Lawangwangi Creative Space terus naik mengikuti jalan, dan yang kedua melalui Jl. Ciumbuleuit. Saya sangat menyarankan untuk melalui Jl. Ciumbuleuit, melewati Universitas Parahyangan, kemudian naik mengikuti jalan melalui saung-saung Punclut. Memang jalan ini memiliki jarak tempuh yang lebih jauh, namun jalan yang kita lewati lebih halus bila di bandingkan dengan Jl. Dago Giri. Ketika kita sudah sampai di Jl. Pabrik Gitar dan menemukan Dulang Resort & Resto, bersiaplah untuk melewati jalan turun yang cukup curam. Pesan  saya, hati hati bagi yang mobil atau motornya tidak bisa melewati tanjakan curam, turunnya sih enak, naiknya yang susah 😀 (christophorusdanu.blogspot)

Untuk harga masuk ke kolam renang, pengunjung membayar tiket masuk Rp 30.000. sayang disini ngk ada air hangatnya. untuk teman2 yang mau kesini disaranin agak siang, karena airnya yang sangat dingin cetar. 😀 😀

So..buat teman2 yang mau ke dulang,, jangan lupa take pic,, Biar Makin seru, 😀 😀

1441445421775

Dulang Resort & Resto. Jl. Pabrik Gitar, PagerWangiLembang, Bandung 40391

Untuk yang sedang memperbaiki diri, Tuhan juga menyiapkan yang sebanding dengan mu

artikel yang menarik untuk disimak dan dibaca..

mungkin ada beberapa yang harus kita perbaiki sebelum menghakimi satu sama lain, Banyak hal juga yang mungkin kita pahami lagi..

  1. kegagalan masa lalu hanya cara tuhan supaya kamu menjadi lebih baik dairi hari ini, Jangan Bersedih

yakinlah, ada banyak cara Tuhan untuk membentukmu via http://google.com

Sudahi kesedihanmu. Untuk apa meratapi kegagalan di masa lalu? Jika ia yang dulu adalah jodohmu, pasti Tuhan menciptakan kemudahan untuk hubungan kalian. Tapi jika tidak dan ternyata gagal, berbaik sangkalah. Tuhan mempertemukanmu dan dia hanya untuk proses pendewasaan diri. Hidup ini dibentuk dari banyak proses dan seringkali proses yang tak mengenakkan harus dilalui untuk sebuah kebaikan.

“Terus berbaik sangkalah! Hal yang tak mengenakkan juga terjadi atas rencana Tuhan untuk kebaikanmu!”

2. Saat sadar bahwa ada kekurangan pada dirimu, Jangan hanya berdiam. Perbaiki dan layakkan dirimu untuk dia dimasa Depan

akan ada jodoh yang sebanding denganmu via http://google.com

Saat sadar ada kekurangan diri yang harus diperbaiki, maka saat itu aku mulai berusaha untuk berubah. Ya, berubah ke arah yang lebih baik. Jika gagal, kucoba lagi untuk memperbaiki. Gagal, kucoba lagi. Agar sesuatu yang baik bisa menjadi kebiasaan untuk hidupku.

3. Apapun itu pasti diciptakan secara adil, kamu  yang sedang memperbaiki dirimu, juga akan bertemu dia yang juga berusaha melayakan diri

tak ada yang salah dengan masa lalu. semua bisa diperbaiki. via http://google.com

Tak perlu menjadi yang teristimewa. Tak perlu menjadi yang “paling-paling”. Karena yang kubutuhkan hanyalah cukup menjadi layak untuk bersanding dengan jodohku di masa depan. Itu saja.

Hei, kamu yang di sana! Tetap berusaha untuk saling melayakkan diri juga, ya?

4. Karena Bukanlah jodoh mencermikan cerminan diri, Tersenyumlah dan layakan dirI

tak perlu ragu dengan apa yang kamu usahakan, yakini dan aminilah bahwa kamu akan dipertemukan dengan yang baik via http://google.com

Jodoh adalah cerminan diri. Bukankah begitu? Karena ia yang menggenapimu pada dasarnya adalah dia yang seimbang, dia yang cocok, dan bisa melengkapimu. Jika memang ada yang salah dari dirimu dan harus diperbaiki, perbaiki dan layakkanlah. Supaya cermin yang akan datang kepadamu adalah cermin yang baik. Cermin yang layak bagimu.

5. Hingga kita saling menemukan dan menghargai karena sama sama berusaha menjadi yang terbaik dan saling mencintai

akan ada kita yang tak pernah saling melepaskan via http://google.com

Hingga akhirnya, kita akan tiba di ujung penantian. Saat Tuhan mempertemukan kita di waktu dan rencana-Nya. Ya, mempertemukan kamu dan aku yang sudah sama-sama layak. Kita yang sudah berjuang untuk memperbaiki diri dan pribadi kita, bahkan sejak kita belum bertemu.

Karena ada satu hal yang kita yakini dan amini. Bahwa Sang Pencipta yang Maha Pengasih mempersiapkan jodoh yang baik saat kita memperbaiki diri.

Hingga akhirnya, diri ini bersyukur bisa bertemu dan memilikimu. Bisa bersyukur, bisa bersanding denganmu hingga ujung usia. Hingga akhirnya, diri ini bisa bersyukur menemukanmu yang bisa melengkapi sebagai pasangan di semua rasa, sebagai saudara untuk mengingatkan, dan sebagai sahabat untuk berbagi cerita.Ya, kamu jodohku yang sudah dipersiapkan Tuhan.

“Tidak ada yang salah dengan masa lalu. Itu hanya cara Tuhan untuk melayakkan kita sebelum bertemu.”

Semoga menjadi bahan renungan buat kita semua

author : Sonya Margareth Rutnaully Aritonang

http://www.hipwee.com/list/untuk-kamu-yang-sedang-memperbaiki-dirimu-berbahagialah-tuhan-juga-menyiapkan-jodoh-yang-baik-sebanding-dirimu/

Baluik Balado ~ Belut Piladang

Sebentuk rasa bisa membuatnya tegar dan tangguh menanti penjemputan rasa.

eb92d80a1000f13952eda06bc4f28838

Belut Piladang ( Baluik :minangred ) terkenal paling enak, hampir tiap lebaran belut piladang selalu menjadi masakan ter enak, mama biasanya selalu menyajikan belut piladang.

Dirumah makan seperti simpang raya, Sederhana biasanya menyajikan belut piladang, belut dengan ciri khas yang manis, renyah membuat harganya lebih mahal dari belut daerah lainnya.makanya kalau makan belut di rumah simpang raya porsinya sedikit, mengingat harganya melejit,,,ahay lebayy

1

Tidak mudah menemukan belut piladang, biasanya mama selalu beli lansung ke Piladang, lumayan 30 menit dari rumah ( bukittinggi – Piladang ) dan alhasil setiap mau berangkat balik ke bandung, saya selalu dibekali ini. Karena bikinnya gampang, tinggal digoreng trus di balado merah. Nyammiiii 😀